Postingan

ESSAI DIRI BILA

Gambar
NAMA : NABILA DESTYA FIDA LIYA PRODI : S1 MANAJEM KELOMPOK : 6 Nama saya Nabila Destya Fida Liya, seorang siswa yang penuh semangat dalam mengejar pendidikan tinggi di bidang Manajemen. Saya lahir dan dibesarkan di lingkungan yang penuh dengan tantangan, tetapi hal tersebut tidak menghalangi tekad saya untuk terus belajar dan berkembang. Pendidikan bagi saya adalah alat yang paling penting untuk mengubah kehidupan, dan itulah yang mendorong saya untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik. Minat dan Bakat Sejak kecil, saya memiliki minat yang kuat dalam bidang organisasi dan kepemimpinan. Saya senang mengatur acara, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal saya. Keterlibatan dalam berbagai kegiatan ini telah membantu saya untuk mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan kepemimpinan. Saya juga memiliki bakat dalam perencanaan dan manajemen waktu, yang sering kali saya gunakan saat menjalankan berbagai proyek di sekolah. Kemampuan ini menjadi dasar dari minat saya y...

RESUME PKKMB DAY 2

Gambar
  NAMA : NABILA DESTYA FIDA LIYA  PRODI : S1 MANAJEMEN FAKULTAS : EKONOMI BISNIS DAN TEKNOLOGI DIGITAL  Materi 1  Pemateri : Bagas Satrio Wicaksono-Agas (Mahasiswa Berprestasi Teknik Kedaulatan ITS Cast Clash Of Champion) Tema : Tantangan Dan Peluang Mahasiswa dalam Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 Mambangun Kepemimpinan : 1. Terus Belajar 2. Membuat strategi  3. Apasih poit yang kamu bawa 4. Peluang terbesar kita bisa melalui AI dengan cara memanfaatkannya dengan cara cari solusi/keep point' Bagaimana bersosial media : bersosial media juga bisa dimanfaatkan sebagai pekerjaan kita, kalau ada kritik dari seseorang kita menanggapi bagaimana kritik seseorang itu, kritik itu sebenarnya bagus dan nggak pernah salah (karena bisa merubah seseorang) Materi 2 Pemateri : Prof. Dr. Haryono Umar, SE., AK., M.SC., CA-Mantan Wakil Ketua KPK, Guru Besar UMJ dan Wakil Rektor Perbanas Institue  Tema : Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi - Keuangan negara : Pasal 2...

Resume Dokter Wajib Mengerti Bahasa Isyarat

Gambar
  TIDAK  banyak yang memikirkan bagaimana pasien bisu-tuli berkomunikasi soal penyakit yang dideritanya. Itu pulalah yang menyebabkan penyendang bisu-tuli jarang ditemui di rumah sakit-rumah sakit, kalau pun ada biasanya mereka membawa pengantar. Lalu bagaimana jika penyandang bisu-tulis itu sendirian dan mengalami kecelakaan. Mengertikah dokter yang akan menanganinya, berkomunikasi dengan pasien bisu-tuli tersebut.  Vena menceritakan ketika ia menjalani koas bersama sang kakak, Vera Saskia Prima Salsabila  ia bertemu dengan seorang bisu-tuli yang sedang memeriksakan kandungannya di rumah sakit, saat itu Vena memperhatikan betapa sulitnya ia berkomunikasi. Demikian juga ketika ia menjalani  stase  di UGD, ada korban kecelakaan yang tidak lancar berkomunikasi karena bisu-tuli.  Bercerita tentang minatnya untuk belajar bahasa isyarat, dokter kelahiran Sidoarjo, 1 November 1998 ini mengungkapkan, diantara rekan-rekannya sesama mahasiswa kedokteran, kini j...